+62 81 228 25 8889 insiera.indonesia@gmail.com
Pengaruh Ulama di Panggung Politik Negara Muslim: Studi Kasus Saudi Arabia

Pengaruh Ulama di Panggung Politik Negara Muslim: Studi Kasus Saudi Arabia

Penulis: Hasbi Aswar (Universitas Islam Indonesia) Editor: M. Qobidl ‘A. Arif   Abstract Ulama has tremendous roles in Islamic Society. Ulama has political power since his reputable cultural position in Islamic Society. Thoroughout the history, ulama became legitimizing actor to the stabilization of government or de-legitimizing power leading to revolution in the political system. The big political potential of ulama is the source of stabilizing factor in the state of Saudi Arabia. From the inception of this country, ulama and the king had already dealt that both of them will support each other to serve the Kingdom. This article will elaborate the role of ulama in Muslim countries, especially in the Kingdom of Saudi Arabia. The real role of ulama in Saudi politics as very important factor to stabilize Saudi Arabian politics as shown in many political tragedies. Keywords: Ulama; Negara Islam; Arab Saudi Pendahuluan Dalam kajian hubungan internasional mainstream,agama sama sekali tidak menjadi isu yang penting sehingga kajian mengenai hubungan internasional didominasi oleh perspektif atau pemahaman kapabilitas material (material capability). Perspektif ini menurut Hurd (2008) merupakan perspektif bermasalah dan dampaknya menjadikan kajian hubungan internasional tidak relevan dalam menganalisis persoalan-persoalan politik internasional kontemporer yang bermotifkan agama seperti munculnya fundamentalisme agama, konflik internasional, keamanan nasional dan kebijakan luar negeri, seperti peristiwa 9/11 WTC, fenomena al-Qaeda, perjuangan Hamas melawan Israel, politik luar negeri Iran & Saudi, dan lain sebagainya (Hurd, 2008: 1). Hal yang sama juga dikatakan oleh Fox (2008: 273) bahwa teori-teori dasar dalam hubungan internasional seperti, realisme, liberalisme, konstruktivisme, English school dan marxisme gagal menjadikan agama sebagai kajian untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa politik internasional yang terjadi. Menurut Hurd & Fox, problem yang mendasari kegagalan teori-teori mainstream tersebut berangkat dari mitos Perjanjian Westhpalia...