+62 81 228 25 8889 insiera.indonesia@gmail.com
Siapa kami?

The Indonesian Islamic Studies and International Relations Association (Insiera) adalah asosiasi inklusif berbasis keanggotaan individual yang menghubungkan para akademisi, praktisi dan peminat studi keislaman dan Hubungan Internasional di Indonesia.

Pendirian Insiera digagas pada hari Jum’at 12 Februari 2016 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta oleh para akademisi dari tujuh universitas Islam di Indonesia, yakni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Abdurrab Riau, dan Universitas Darussalam Gontor Ponorogo. Kajian hubungan internasional dalam tradisi Islam bisa dibilang terlalu kaya, Islam sebagai fokus kajian juga telah menjadi tren dan kebutuhan dalam kajian hubungan internasional masa kini. Insiera bermaksud menggali lebih dalam hubungan dan kontribusi studi keislaman (dirasah Islamiyyah) terhadap disiplin Hubungan Internasional. Selain itu, Insiera juga terus menyebarkan nilai-nilai dan perspektif Islam dalam studi Hubungan Internasional di Indonesia.

Insiera didirikan atas kesadaran kolektif bahwa kajian hubungan internasional sebenarnya memiliki akar yang kuat dalam tradisi intelektual peradaban Islam. Hanya saja karena disiplin Ilmu Hubungan Internasional dewasa ini terlahir dari “rahim” peradaban Barat, sehingga perspektif dan pendekatan-pendekatan yang berasal dari tradisi kajian keislaman menjadi terpinggirkan dan, akibat arus sekularisasi sains modern, menjadi terasa aneh serta seolah tidak ilmiah. Insiera dibentuk oleh para akademisi Hubungan Internasional Muslim Indonesia yang memiliki ketertarikan terhadap hubungan antara Islam dan hubungan internasional serta mereka yang bertekad untuk terus menggali, mengkaji, serta menyebarluaskan gagasan, pendekatan, dan perspektif Islam dalam disiplin Ilmu Hubungan Internasional saat ini. Insiera memiliki empat asas yang menjiwai aktivitasnya, yakni:

  • Risalah Islamiah yang bermakna berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,
  • Legalitas yang bermakna berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 beserta perubahannya,
  • Netral yang bermakna tidak berafiliasi pada partai politik tertentu,
  • Kemanfaatan yang bermakna kegiatan dan program asosiasi berorientasi pada kemanfaatan ilmu pada masyarakat luas.
Menjadi asosiasi yang mewujudkan peradaban Islam dari disiplin Hubungan Internasional secara profesional dan bereputasi internasional.
  • Melakukan kajian metodologis dan teoritis dalam disiplin Hubungan Internasional yang sesuai dengan tradisi intelektual peradaban Islam.
  • Menjadikan Insiera sebagai institusi think-tank yang bereputasi internasional serta center of excellence dalam studi keislaman dan Hubungan Internasional.
  • Mewadahi peminat kajian Islam dan Hubungan Internasional baik dari dalam maupun luar negeri.
  • Menghasilkan karya akademik berdasar pada kajian keilmuan yang sahih.